by

PUTUSAN PENGADILAN YANG BERSIFAT EXECUTABLE DAN NON EXECUTABLE

PUTUSAN PENGADILAN YANG BERSIFAT EXECUTABLE
DAN NON EXECUTABLE

 

Eksekusi Putusan adalah pelaksanaan  putusan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap  (in kracht van gewijsde), meliputi:

  1. Putusan Pengadilan Negeri (Pengadilan Tingkat Pertama) yang dinyatakan diterima oleh pihak – pihak  yang berperkara, dan tidak lagi dilakukan upaya hukum Banding dan/atau upaya hukum dalam bentuk apapun;
  2. Putusan perdamaian (acta van dading);
  3. Putusan verstekyang  tidak dilakukan upaya verzet atau banding;
  4. Putusan Pengadilan Tinggi (Pengadilan Tingkat Banding), yang dinyatakan diterima oleh pihak – pihak  yang berperkara, dan tidak lagi dilakukan upaya hukum kasasi dan/atau upaya hukum dalam bentuk apapun;
  5. Putusan Mahkamah Agung dalam tingkat kasasi;

Pelaksanaan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap pada hakekatnya dapat dilakukan secara sukarela oleh pihak yang dihukum atau pihak yang dikalahkan oleh Pengadilan. Akan tetapi apabila tidak bersedia dipatuhi secara sukarela, maka pelaksanaan atau proses eksekusi terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut  bisa dilakukan dengan cara paksa,  sebagaimana ditentukan  dalam Pasal 195 HIR, yang menegaskan:

Dalam perkara perdata oleh karena pihak yang menang telah memperoleh keputusan hakim yang menghukum pihak lawannya maka ia berhak dengan alat-alat yang diperbolehkan oleh undang-undang untuk memaksa pihak lawan guna mematuhi keputusan hakim itu. Hak ini memang sudah selayaknya, sebab kalau tidak ada kemungkinan untuk memaksa orang yang dihukum maka peradilan akan tidak ada gunanya.

Dalam hal ini tidak ada jalan lain bagi pihak yang menang dari pada menggunakan haknya itu dengan perantaraan hakim untuk melaksanakan putusan tersebut, akan tetapi putusan itu harus benar-benar telah dapat dijalankan, telah memperoleh kekuatan pasti, artinya semua jalan hukum untuk melawan keputusan itu sudah dipergunakan, atau tidak dipergunakan karena lewat waktunya, kecuali kalau putusan itu dinyatakan dapat dijalankan dengan segera, walaupun ada perlawanan, banding atau kasasi.”

Agar dapat dieksekusi maka Putusan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap  tersebut harus merupakan Putusan yang bersifat  CONDEMNATOIR   atau  putusan yang memiliki amar menghukum pihak – pihak tertentu yang berperkara.

Tidak semua Putusan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dieksekusi. Pada kenyataannya terdapat beberapa putusan yang telah berkekuatan hukum tetap yang tidak bisa dieksekusi yaitu:

  1. Putusan declaratoir yaitu putusan yang hanya menerangkan atau menetapkan suatu keadaan saja (misalnya mengenai hak atau status hukum), sehingga tidak perlu dieksekusi;
  2. Putusan constitutief yaitu putusan yang menciptakan atau menghapuskan suatu keadaan, sehingga tidak perlu dieksekusi.
  3. Barang yang akan dieksekusi tidak sesuai dengan uraian yang tercantum dalam amar putusan.
  4. Obyek dari eksekusi tidak jelas, tidak ada, telah musnah, telah menjadi milik negara, atau obyeknya berada di luar negeri.
  5. Putusan yang dinyatakan non executableoleh Ketua Pengadilan Negeri berdasarkan berita acara yang dibuat jurusita yang diperintahkan untuk mengeksekusi putusan tersebut.
 Writer and Copy Right:
Dr. (Cand.) Appe Hamonangan Hutauruk, SH., MH.
Lecturer, Advocate and Legal Consultant
Handphone: 0818964919, 085959597919, 081213502002

____________________________

HIMBAUAN PARTISIPASI:

Sebagai PEMILIK dan PENULIS artikel – artikel dalam Website https://beritahukum-kebijakanpublik.com, saya mengajak:

  • Mengajak VENDOR untuk memasang iklan pada artikel – artikel di website https://beritahukum-kebijakanpublik.com dengan langsung menghubungi saya;
  • Mempersilahkan rekan – rekan dan khalayak umum untuk mengcopy seluruh konten yang terdapat dalam website https://beritahukum-kebijakanpublik.com. Akan tetapi sebagai ungkapan KEPEDULIAN kiranya berkenan memberikan partisipasi sukarela melalui transfer ke rekening Bank BNI No. 0263783536 atas nama APPE HUTAURUK.

Semoga dengan kepedulian yang diberikan, saya dapat terus berkarya memposting artikel – artikel yang bermanfaat bagi dunia pendidikan, masyarakat serta bangsa dan negara.

#SalamPersasaudaraan:
APPE HAMONANGAN HUTAURUK

 

 

 

LAW  FIRM APPE  HAMONANGAN   HUTAURUK & ASSOCIATES
KETUA  UMUM  DPP LSM  KOMAKOPEPA
AKTIVIS’98

About Author: Appe Hamonangan Hutauruk

Gravatar Image
Appe Hamonangan Hutauruk selaku Penulis tunggal pada Website: "BERITA HUKUM & KEBIJAKAN PUBLIK" adalah seorang "Pegiat Penegakkan Hukum dan Hak Asasi Manusia" serta "Pemerhati Sosial Kemasyarakatan" yang berprofesi sebagai Advokat (Advocate), Konsultan Hukum (Legal Consultant) dan Dosen (lecturer) pada salah satu Universitas swasta di Jakarta, selain itu juga menduduki jabatan sebagai Ketua Umum pada Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama "Komunitas Masyarakat Anti Korupsi dan Penggelapan Pajak (KOMAKOPEPA). youtube.com/c/BeritaHukumKebijakanPublik

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

539 comments

  1. Nama : Tabroni
    Nim : 193300040051
    Fakultas : Hukum
    Kelas : P2K Cipinang.

    a.Akibat adanya putusan pengadilan yang tidak dapat di eksekusi (tidak mempunyai eksekusi) bertentangan dengan prinsif pengadilan adalah benteng terakhir bagi para pencari keadilan.
    Pada dasarnya eksekusi sebagai tindakan paksa menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, akan menjadi pilihan untuk dilakukan apabila pihak yang kalah tidak mau menjalankan atau memenuhi isi putusan secara sukarela.
    Pelaksanaan atau proses eksekusi terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut bisa dilakukan dengan cara paksa, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 195 HIR, yang menegaskan:
    “Dalam perkara perdata oleh karena pihak yang menang telah memperoleh keputusan hakim yang menghukum pihak lawannya maka ia berhak dengan alat-alat yang diperbolehkan oleh undang-undang untuk memaksa pihak lawan guna mematuhi keputusan hakim itu. Hak ini memang sudah selayaknya, sebab kalau tidak ada kemungkinan untuk memaksa orang yang dihukum maka peradilan akan tidak ada gunanya.

    b.Secara prinsip,”putusan Pengadilan adalah hukum”, dan apabila putusan Pengadilan tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) maka putusan Pengadilan tersebut merupakan final dan mengikat (final and binding).
    Hakim tidak hanya merdeka secara institusional namun hakim juga merdeka secara personal, sebagaimana telah diatur di dalam Pasal 24 Perubahan Keempat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Undang-Undang Dasar 1945) yang menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman dijalankan secara merdeka dalam menyelenggarakan peradilan yang adil. Artinya, hakim bebas dan merdeka serta tidak dapat dipengaruhi oleh kekuasaan lainnya dalam mengadili suatu perkara, bahkan termasuk oleh sesama hakim yang tidak memutus perkara tersebut atau hakim yang pernah menangani kasus serupa terdahulu. Konsep ini lah yang menjadikan adanya perdebatan dalam kedudukan yurisprudensi, karena yurisprudensi tetap dianggap sebagai pencederaan terhadap kemerdekaan seorang hakim dari intervensi hakim lainnya.

    1. Nama: Yessa Rivaldy Panie
      NIM: 193300050039
      Hukum P2K UMT Kedoya

      A. Akibat adanya putusan pengadilan yang tidak dapat di eksekusi (tidak mempunyai eksekusi) terhadap prinsip pengadilan adalah BENTENG TERAKHIR PARA PENCARI KEADILAN.
      Terhadap akibat di atas upaya hukum terakhir bagi para pencari keadilan adalah Peninjauan kembali (PK) atau upaya hukum luar biasa, dalam tingkat upaya hukum terakhir namun tetap tidak dapat juga menunjukan rasa adil maka rakyat dalam mencari suatu keadilan tidak percaya lagi terhadap tempat di mana orang mencari keadilan, maka di dalam menegakan hukum hakim harus memahami lebih dalam tentang permasalahan dengan tujuan memutus suatu perkara seadil adilnya sebab hakim adalah wakil Tuhan di dunia atau dengan kata lain hakim adalah panjang tangan nya Tuhan.
      Apabila putusan tersebut non excecutable maka penggugat atau tergugat yang menang pada putusan pengadilan tersebut dapat mengajukan permohonan untuk di lakukannya upaya paksa.

      B. Bagaimana hubungan antara Putusan Pengadilan yang tumpang tindih dengan asas kebebasan Hakim dalam penerapan yurisprudensi pada praktek sistem peradilan d Indonesia.
      Pada prinsipnya hakim dalam memutus suatu perkara tidak terikat pada putusan2 yang telah ada.
      Karna di indonesia tidak di atur secara khusus hakim harus terikat pada putusan putusan terdahulu,
      Hakim tidak hanya merdeka secara institusional namun hakim juga merdeka secara personal, sebagaimana telah diatur di dalam Pasal 24 Perubahan Keempat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Undang-Undang Dasar 1945) yang menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman dijalankan secara merdeka dalam menyelenggarakan peradilan yang adil.
      Artinya, hakim bebas dan merdeka serta tidak dapat dipengaruhi oleh kekuasaan lainnya dalam mengadili suatu perkara, Konsep ini lah yang menjadikan adanya perdebatan dalam kedudukan yurisprudensi, karena yurisprudensi tetap dianggap sebagai pencederaan terhadap kemerdekaan seorang hakim dari intervensi hakim lainnya.
      Jadi kesimpulannya hakim bebas memutus perkara tetapi selalu di dasari pada 2 alat bukti dan keyakinan hakim.
      Terima kasih.

  2. Nama : Amirulloh
    NIM : 193300050111
    Kelas P2K Kedoya

    a. Akibat adanya putusan Pengadilan yang tidak dapat dieksekusi (tidak mempunyai eksekusi) terhadap prinsip “PENGADILAN ADALAH BENTENG TERAKHIR BAGI PARA PENCARI KEADILAN
    Akibat dari putusan pengadilan yang tidak dapat di eksekusi mencerminkan tidak adanya kepastin hukum, bahkan polemic banyaknya putusan – putusan yang tumpang tindih atau tidak seragam menjadi fenomena “yang menyayat rasa keadilan” oleh karena dalam 1 (satu) perkara terdapat beberapa putusan yang berbeda, bahkan putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) sekalipun tidak dapat dieksekusi, karena kenyataannya terhadap obyek sengketa yang sama masih terdapat perkara yang sedang diperiksa Pengadilan apalagi kemudian apabila Pengadilan memberikan/menjatuhkan putusan yang berbeda atas obyek sengketa yang sama yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) tersebut. Dalam peristiwa yang demikian makna asas “Hakim dianggap tahu akan hukumnya” (ius curia novit) menjadi dipertanyakan, dan Pengadilan kehilangan kepercayaan dari masyarakat “sebagai benteng terakhir bagi para pencari keadilan”.

    b. Bagaimana hubungan antara Putusan Pengadilan yang tumpang tindih dengan asas kebebasan Hakim dalam penerapan yurisprudensi pada praktek sistem peradilan d Indonesia.
    Dalam praktek peradilan Hukum Acara Perdata, maka maka sangat lazim terjadi bahwa untuk lebih dapat mempertanggungjawabkan suatu putusan Pengadilan (Hakim/Majelis Hakim), alasan – alasan yang dikemukakan dalam putusan tersebut didukung dengan mengintrodusir yurisprudensi dan doktrin (pendapat Ahli Hukum yang terkemuka).
    Dalam keadaan demikian, putusan pengadilan sebagi produk hukum telah kehilangan esensinya yang bersifat dwitunggal. Bahkan lebih fatal dari itu, akibat dari “tidak adanya kepastian hukum dan adanya putusan yang tumpang tindih atau tidak seragam” akan menimbulkan kegaduhan (keadaan tidak tenteram) dalam masyarakat karena masing – masing mempertahankan produk hukum berupa Putusan Pengadilan yang dimilikinya, hingga pada akhirnya untuk mempertahankan haknya maka masyarakat cenderung untuk bertindak “main hakim sendiri” (eigen richting).

  3. Nama: Murniati Ewanan
    Nim: 193300040052
    P2K Cipinang

    a. Akibat adanya putusan Pengadilan yang tidak dapat dieksekusi (tidak mempunyai eksekusi) terhadap prinsip “PENGADILAN ADALAH BENTENG TERAKHIR BAGI PARA PENCARI KEADILAN
    Jawab: Tidak ada akibat dari putusan yang tidak dapat di eksekusi. Kenapa? Karena putusan yang tidak dapat di eksekusi adalah putusan yang tidak memerlukan eksekusi contoh Putusan declaratoir, putusan constitutiefconstitutief dll.
    b. Bagaimana hubungan antara Putusan Pengadilan yang tumpang tindih dengan asas kebebasan Hakim dalam penerapan yurisprudensi pada praktek sistem peradilan d Indonesia.
    Jawab: Menurut saya.
    Ada asas kebebasan hakim dan ada asas putusan harus di sertai alasan-alasan. Ketika hakim ingin memutuskan suatu perkara. Hakim mempunyai hak untuk menggunakan asas tersebut. Namus tidak jarang terjadi adanya putusan pengadilan yang tumpang tindih atau tidak seragam di Indonesia yang di akibatkan oleh Hakim yang mengabaikan Asas Putusan Harus di sertai Alasan- Alasan. Misal: Hakim/Majelis Hakim (Pengadilan) tidak memuat alasan – alasan dalam pertimbangannya terhadap seluruh dalil – dalil yang dikemukakan oleh Para Pihak di persidangan Pengadilan Perdata. Bahkan lebih ironisnya lagi, pada tingkat Banding di Pengadilan Tinggi, seringkali Hakim/Majelis Hakim (Pengadilan) dalam pertimbangan putusannya hanya menggunakan dalih “mengambil alih seluruh pertimbangan Hakim/Majelis Hakim pada Tingkat Pengadilan Negeri”. Padahal, secara prosedural – fungsional maka kapasitas/kedudukan Hakim/Majelis Hakim pada Pengadilan Tinggi adalah juga sebagai “Judex Facti” yang harus memeriksa ulang pokok perkara a quo yang disengketakan dan selanjutnya mengemukakan alasan – alasan sebagai pertimbangan – pertimbangan putusan, baik pertimbangan mengenai pokok perkara maupun pertimbangan mengenai hukum. Saya dapat simpulkan bahwa di dalam praktek Hukum di Indonesia Hakim lebih dominan menggunakan Asas Kebebasan Hakim tanpa memperhatikan Asas Putusan di sertai Alasan-Alasan sehingga terjadi putusan pengadilan tumpang tindih atau tidak seragam.

  4. SURYO HANDOYO
    193300050042

    Pelaksanaan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap pada hakekatnya dapat dilakukan secara sukarela oleh pihak yang dihukum atau pihak yang dikalahkan oleh Pengadilan. Akan tetapi apabila tidak bersedia dipatuhi secara sukarela, maka pelaksanaan atau proses eksekusi terhadap putusan yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut bisa dilakukan dengan cara paksa, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 195 HIR, yang menegaskan:
    “Dalam perkara perdata oleh karena pihak yang menang telah memperoleh keputusan hakim yang menghukum pihak lawannya maka ia berhak dengan alat-alat yang diperbolehkan oleh undang-undang untuk memaksa pihak lawan guna mematuhi keputusan hakim itu. Hak ini memang sudah selayaknya, sebab kalau tidak ada kemungkinan untuk memaksa orang yang dihukum maka peradilan akan tidak ada gunanya.
    Agar dapat dieksekusi maka Putusan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap tersebut harus merupakan Putusan yang bersifat CONDEMNATOIR atau putusan yang memiliki amar menghukum pihak – pihak tertentu yang berperkara

  5. Outstanding post however I was wondering if you could write
    a litte more on this subject? I’d be very grateful if you could elaborate
    a little bit further. Thank you!

  6. Nama : Jeni Sanusi
    NIM : 193300050090
    P2K Kedoya

    a. Akibat adanya putusan pengadilan yang tidak dapat dieksekusi terhadap prinsip pengadilan adalah Benteng Terakhir pencari keadilan.
    Terhadap akibat diatas upaya hukum terakhir bagi para pencari keadilan adalah peninjauan kembali atau upaya hukum luar biasa, dalam tingkat upaya hukum terakhir namun tetap tidak dapat juga menunjukan rasa adil maka rakyat dalam mencari suatu keadilan tidak percaya lagi terhadap tempat dimana orang mencari keadilan, maka dalam menegakkan hukum hakim harus memahami lebih dalam tentang permasalahan dengan tujuan memutus perkara seadil-adilnya sebab hakim adalah wakil Tuhan di dunia atau dengan kata lain hakim adalah kepanjangan tangan Tuhan.
    Apabila putusan tersebut non excutable maka penggugat atau tergugat yang menang pada putusan pengadilan tersebut dapat mengajukan permohonan untuk dilakukannya upaya paksa.

    b. Secara prinsip, putusan pengadilan adalah hukum, dan apabila putusan pengadilan tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap maka putusan pengadilan tersebut merupakan final dan mengikat (final ang binding).
    Hakim tidak hanya merdeka secara institusional namun hakim juga merdeka secara personal, sebagaimana telah diatur dalam Pasal 24 perubahan ke4 UUD NRI tahun 1945 yang menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman dijalankan secara merdeka dalam menyelenggarakan peridaln yang adil. Artinya hakim bebas dan merdeka serta tidak dapat dipengaruhi oleh kekuasaan lainnya dalam mengadili suatu perkara, bahkan termasuk oleh sesama hakim yang tidak memutus perkara tersebut atau hakim yang pernah menangani kasus serupa terdahulu. Konsep inilah yang menjadikan adanya perdebatan dalam kedudukan yurisprudensi, karena yurisprudensi tetap dianggap sebagai pencederaan terhadap kemerdekaan seorang hakim dari intervensi hakim lainnya.

  7. Nama : Sofia Manik
    NIM: 193300040044
    P2K Cipinang

    1. Akibat adanya putusan Pengadilan yang tidak dapat dieksekusi (tidak mempunyai eksekusi) terhadap prinsip “PENGADILAN ADALAH BENTENG TERAKHIR BAGI PARA PENCARI KEADILAN
    Eksekusi dalam perkara perdata merupakan proses yang melelahkan, menyita energy, biaya dan pikiran. Putusan perdata belum memiliki makna apapun ketika pihak yang dikalahkan tidak bersedia menjalankan putusan secara sukarela. Kemenangan yang sesungguhnya baru dapat diraih setelah melalui proses yang panjang dengan eksekusi untuk mewujudkan kemenangan tersebut. Proses eksekusi menjadi lama dan rumit karena pihak yang dikalahkan sulit untuk menerima putusan dan tidak mau menjalankan kewajiban yang dibebankan kepadanya. Puncak dari suatu perkara perdata adalah ketika putusan hakim yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) dapat dilaksanakan. Namun putusan pengadilan yang ada tidak dapat di laksanakan menjadi dipertanyakan, dan Pengadilan kehilangan kepercayaan dari masyarakat “sebagai benteng terakhir bagi para pencari keadilan”.
    2. Bagaimana hubungan antara Putusan Pengadilan yang tumpang tindih dengan asas kebebasan Hakim dalam penerapan yurisprudensi pada praktek sistem peradilan di Indonesia.
    Dalam praktek di pengadilan masih banyak hakim yang tidak melakukan tugasnya sebagai Petugas Hukum. Dalam kenyataannya di persidangan Pengadilan Perdata seringkali Hakim/Majelis Hakim (Pengadilan) tidak memuat alasan-alasan dalam pertimbangannya terhadap seluruh dalil – dalil yang dikemukakan oleh Para Pihak di persidangan Pengadilan Perdata. Seharusnya hakim membuat alasan-alasan sebagai dasar pertimbangan putusan sehingga hasil putusan tidak tumpang tindih atau seragam dengan putusan hakim yang lain. Asas kebebasan Hakim tidak serta merta membuat hakim membuat keputusan sendiri sehingga ada istilah hakim main hakim sendiri dengan keluar dari kontek pengambilan keputusan yang sebenarnya. Penerapan Yurisprudensi di Indonesia yang tidak mengikat Hakim sehingga Hakim lebih leluasa dalam mengambil keputusan (idependensi hakim).

    ~Terima kasih~

  8. A. Akibat adanya putusan pengadilan yang tidak dapat di eksekusi (tidak mempunyai eksekusi) terhadap prinsip pengadilan adalah BENTENG TERAKHIR PARA PENCARI KEADILAN.
    Terhadap akibat di atas upaya hukum terakhir bagi para pencari keadilan adalah Peninjauan kembali (PK) atau upaya hukum luar biasa, dalam tingkat upaya hukum terakhir.
    namun bila tetap tidak dapat juga menunjukan rasa adil maka rakyat dalam mencari suatu keadilan tidak percaya lagi terhadap tempat di mana orang mencari keadilan, maka di dalam menegakan hukum hakim harus memahami lebih dalam tentang permasalahan dengan tujuan memutus suatu perkara seadil adilnya sebab hakim adalah wakil Tuhan di dunia atau dengan kata lain hakim adalah panjang tangan nya Tuhan.
    Apabila putusan tersebut non excecutable maka penggugat atau tergugat yang menang pada putusan pengadilan tersebut dapat mengajukan permohonan untuk di lakukannya upaya paksa.

    B. Bagaimana hubungan antara Putusan Pengadilan yang tumpang tindih dengan asas kebebasan Hakim dalam penerapan yurisprudensi pada praktek sistem peradilan d Indonesia.
    Pada prinsipnya hakim dalam memutus suatu perkara tidak terikat pada putusan yang telah ada karna di indonesia tidak di atur secara khusus hakim harus terikat pada putusan putusan terdahulu,Hakim tidak hanya merdeka secara institusional namun hakim juga merdeka secara personal, sebagaimana telah diatur di dalam Pasal 24 Perubahan Keempat Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Undang-Undang Dasar 1945) yang menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman dijalankan secara merdeka dalam menyelenggarakan peradilan yang adil.
    Artinya, hakim bebas dan merdeka serta tidak dapat dipengaruhi oleh kekuasaan lainnya dalam mengadili suatu perkara, hal ini lah yang menjadikan adanya perdebatan dalam kedudukan yurisprudensi, karena yurisprudensi tetap dianggap sebagai pencederaan terhadap kemerdekaan seorang hakim dari intervensi hakim lainnya.
    Jadi kesimpulannya hakim bebas memutus perkara tetapi selalu di dasari pada alat-alat bukti,saksi dan keyakinan hakim.

  9. NAMA : TRIO ANDRIYANTO ( Universitas Mpu Tantular )
    NIM : 193300050046

    Putusan perdata memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) adalah putusan pengadilan tingkat pertama yang tidak diajukan banding, putusan banding yang tidak diajukan kasasi, dan putusan kasasi. Mengenai pelaksanaan putusan perdata, hal ini diatur dalam Reglemen Indonesia (HIR) Bab IX Bagian Kelima tentang Menjalankan Keputusan Pasal 195 s.d. Pasal 224. Pada prinsipnya, dalam perkara perdata pelaksanaan putusan pengadilan dilakukan oleh pihak yang dikalahkan. Akan tetapi, terkadang pihak yang kalah tidak mau menjalankan putusan secara sukarela. Di dalam peraturan perundang-undangan tidak diatur jangka waktu jika putusan akan dilaksanakan secara sukarela oleh pihak yang kalah. Pihak yang menang dapat meminta bantuan pihak pengadilan untuk memaksakan eksekusi putusan berdasarkan Pasal 196 HIR: “Jika pihak yang dikalahkan tidak mau atau lalai untuk memenuhi isi keputusan itu dengan damai, maka pihak yang menang memasukkan permintaan, baik dengan lisan, maupun dengan surat, kepada ketua pengadilan negeri yang tersebut (Pasal 195 HIR) untuk menjalankan keputusan itu Ketua menyuruh memanggil pihak yang dikalahkan itu serta memperingatkan, supaya ia memenuhi keputusan itu di dalam tempo yang ditentukan oleh ketua, yang selama-lamanya delapan hari.” Jika setelah jangka waktu yang telah ditetapkan, putusan masih juga tidak dilaksanakan, maka Ketua Pengadilan memerintahkan agar disita barang-barang milik pihak yang kalah sampai dirasa cukup akan pengganti jumlah uang yang tersebut di dalam keputusan itu dan ditambah pula dengan semua biaya untuk menjalankan keputusan itu (Pasal 197 HIR). Maka eksekusi sebagai tindakan paksa menjalankan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap baru merupakan pilihan hukum apabila pihak yang kalah tidak mau menjalankan atau memenuhi isi putusan secara sukarela. Jika pihak yang kalah bersedia menaati dan memenuhi putusan secara sukarela, tindakan eksekusi harus disingkirkan. Oleh karena itu, harus dibedakan antara menjalankan putusan secara sukarela dan menjalankan putusan secara eksekusi.

    *)Putusan bersifat deklaratoir dan konstitutief;

    Putusan deklarator atau deklaratif (declatoir vonnis) adalah pernyataan hakim yang tertuang dalam putusan yang dijatuhkannya. Pernyataan itu merupakan penjelasan atau penetapan tentang sesuatu hak atau title maupun status dan pernyataan itu dicantumkan dalam amar atau diktum putusan.
    Putusan constitutief (constitutief vonnis) adalah putusan yang memastikan suatu keadaan hukum, baik yang bersifat meniadakan suatu keadaan hukum maupun yang menimbulkan keadaan hukum baru.

  10. A. Sehubungan dengan putusan yang dinyatakan non-executable, Buku II Mahkamah Agung Republik Indonesia, Edisi 2013, Pedoman Pelaksanaan Tugas dan Administrasi Pengadilan Dalam Empat Lingkungan Peradilan, menjelaskan bahwa suatu putusan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dinyatakan non-executable oleh Ketua Pengadilan Negeri apabila :

    a. Putusan bersifat deklaratoir dan konstitutief;

    Putusan deklarator atau deklaratif (declatoir vonnis) adalah pernyataan hakim yang tertuang dalam putusan yang dijatuhkannya. Pernyataan itu merupakan penjelasan atau penetapan tentang sesuatu hak atau title maupun status dan pernyataan itu dicantumkan dalam amar atau diktum putusan.

    Putusan constitutief (constitutief vonnis) adalah putusan yang memastikan suatu keadaan hukum, baik yang bersifat meniadakan suatu keadaan hukum maupun yang menimbulkan keadaan hukum baru.

    B. Prinsip kebebasan hakim merupakan bagian dari kekuasaan kehakiman. Kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, demi terselenggaranya negara hukum Republik Indonesia, sebagaimana yang dikehendaki Pasal 24 UUD 1945. Prinsip kebebasan hakim dalam menjalankan tugasnya sebagai hakim, maka dapat memberikan pengertian bahwa hakim dalam menjalankan tugas kekuasaan kehakiman tidak
    boleh terikat dengan apa pun dan/atau tertekan oleh siapa pun, tetapi leluasa untuk berbuat apa pun. Prinsip kebebasan hakim merupakan suatu kemandirian atau kemerdekaan yang dimiliki oleh lembaga peradilan demi terciptanya suatu putusan yang bersifat obyektif dan imparsial.

  11. Nama: Nana Suryana
    Nim : 193300050070
    Kelas P2K KEDOYA

    a. Akibat adanya putusan pengadilan yang tidak dapat dieksekusi (tidak mempunyai eksekusi) maka eksekusi berhenti setelah adanya penetapan non Executable tersebut, namun demikian pihak yang tidak puas dengan penetapan tersebut masih dapat mengajukan upaya hukum kasasi ke MAHKAMAH AGUNG. seharusnya setiap putusan dapat dieksekusi, karena tidak akan ada artinya jika putusan tidak dapat dieksekusi, seperti diketahui bahwa putusan hakim itu sewaktu-waktu akan menjadi putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde)

    b. hubungan antara putusan pengadilan yang tumpang tindih dengan asas kebebasan hakim dalam penerapan yurisprudensi pada praktek sistem peradilan di Indonesia.
    hakim merupakan personifikasi lembaga peradilan dalam membuat keputusan suatu perkara selain dituntut memiliki kemampuan intelektual juga memiliki moral dan integritas yang tinggi sehingga mencerminkan rasa keadilan menjamin kepastian hukum dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. hakim dalam memutuskan suatu perkara harus didasarkan pada berbagai pertimbangan yang dapat diterima semua pihak dan tidak menyimpang dari kaidah kaidah hukum yang ada yang disebut dengan legal reasoning. Dalam penerapannya yurisprudensi sistem hukum di Indonesia di samping memiliki keterikatan kepada undang-undang seorang hakim juga memiliki kebebasan untuk menemukan hukum sendiri ( rechtsvinding). hakim tidak hanya merdeka secara institusional namun hakim juga merdeka secara personal, sebagaimana yang telah diatur dalam pasal 24 perubahan keempat undang-undang dasar negara republik Indonesia tahun 1945 yang menyatakan bahwa kekuasaan kehakiman dijalankan secara merdeka dalam menyelenggarakan peradilan yang adil. sebagaimana disebutkan juga dalam pasal 48 ayat 1 undang-undang nomor 48 tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman yang berbunyi ” negara memberikan jaminan keamanan dan kesejahteraan hakim dan hakim konstitusi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menyelenggarakan kekuasaan kehakiman “

  12. NAMA: TIMBUL SIHOTANG
    NIM. 193300050104
    Kelas P2K UMT Kedoya
    Hukum Acara Perdata

    a. Akibat adanya putusan Pengadilan yang tidak dapat dieksekusi (tidak mempunyai eksekusi) terhadap prinsip “PENGADILAN ADALAH BENTENG TERAKHIR BAGI PARA PENCARI KEADILAN
    Pada saat adanya putusan Pengadilan yang tidak dapat dieksekusi (non-executable), maka eksekusi berhenti setelah adanya penetapan non-executable tersebut. Namun demikian, pihak yang tidak puas dengan penetapan non-executable tersebut masih dapat mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung. Terhadap suatu penetapan pengadilan negeri, masih dapat diajukan suatu upaya hukum kasasi Ke Mahkamah Agung sebagaimana ketentuan Pasal 30 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung. Seyogyanya pada saat penetapan suatu putusan, pengadilan dalam putusannya, harus bermartabat, berwibawa, dihargai, dihormati dan dipatuhi semua pihak. Salah satu wujud peningkatan kualitas putusan pengadilan yakni ketika pengadilan mampu menjatuhkan putusan dengan memperhatikan tiga hal yang sangat esensial, yaitu keadilan (gerechtigheit), kepastian (rechsecherheit) dan kemanfaatan (zwachmatigheit). Harapan masyarakat pencari keadilan (justitiabelen), agar penyelenggaraan proses peradilan dan sidang di pengadilan dilaksanakan dengan baik, aman, nyaman dan tanpa gangguan dari pihak manapun, agar masyarakat terlayani secara baik, tepat waktu dan segera mendapatkan kepastian hukum. Kurangnya kepercayaan publik (public trust) terhadap dunia peradilan merupakan akar dari permasalahan tindakan pelecehan terhadap peradilan. Krisis kepercayaan publik sangat berpengaruh terhadap integritas dan kewibawaan pengadilan sebagai benteng terakhir bagi para pencari keadilan untuk mendapatkan keadilan.

    b. Bagaimana hubungan antara Putusan Pengadilan yang tumpang tindih dengan asas kebebasan Hakim dalam penerapan yurisprudensi pada praktek sistem peradilan di Indonesia.
    Seringkali putusan Pengadilan tidak mencerminkan kepastian hukum, bahkan sering pula ditemukan antara putusan yang satu tumpang tindih atau tidak seragam dengan putusan yang lain meskipun pada dasarnya perkara – perkara tersebut mempunyai persamaan pokok. Akibat dari “tidak adanya kepastian hukum dan adanya putusan yang tumpang tindih atau tidak seragam” akan menimbulkan kegaduhan (keadaan tidak tenteram) dalam masyarakat karena masing – masing mempertahankan produk hukum berupa Putusan Pengadilan yang dimilikinya, hingga pada akhirnya untuk mempertahankan haknya maka masyarakat cenderung untuk bertindak “main hakim sendiri” (eigen richting). Seharusnya Pengadilan menerapkan asas mendengar Kedua Belah Pihak (Horen van Beide Partijen); dan asas Putusan Harus disertai Alasan – Alasan putusan yang dijadikan dasar untuk mengadili.

  13. We are a gaggle of volunteers and starting a new scheme in our community. Your web site provided us with valuable information to work on. You’ve performed a formidable job and our entire community will likely be grateful to you.

  14. Do you have a spam issue on this blog; I also am a blogger, and
    I was wondering your situation; we have developed some
    nice practices and we are looking to exchange methods with others, why not shoot me an e-mail if interested.

  15. I’ve been surfing online more than 3 hours today, yet I never found any
    interesting article like yours. It is pretty worth enough for me.
    In my opinion, if all website owners and bloggers made good content as you did, the internet will be a lot
    more useful than ever before.

  16. Appreciating the commitment you put into your site
    and in depth information you present. It’s nice to come across
    a blog every once in a while that isn’t the same unwanted rehashed material.
    Great read! I’ve bookmarked your site and I’m adding your RSS feeds to my
    Google account.

  17. I got this web page from my friend who told me regarding this website and now this time I am visiting this site and reading
    very informative articles or reviews at this time.

  18. Greetings! This is my 1st comment here so I just wanted
    to give a quick shout out and tell you I
    really enjoy reading your blog posts. Can you recommend any other blogs/websites/forums that cover the same topics?
    Thank you!

  19. I will right away take hold of your rss as I can not find your email subscription link or e-newsletter
    service. Do you have any? Please allow me recognize in order that I
    may subscribe. Thanks.

  20. Outstanding post but I was wanting to know if you could write
    a litte more on this subject? I’d be very grateful if you could elaborate a little bit more.
    Cheers!

  21. I’m curious to find out what blog system you have been utilizing?
    I’m having some small security problems with my latest blog and I’d like to find something more secure.
    Do you have any suggestions?

  22. great put up, very informative. I ponder why the opposite specialists
    of this sector don’t realize this. You must proceed your writing.
    I’m confident, you have a great readers’ base already!

  23. Hi I am so thrilled I found your web site, I really found you by mistake, while
    I was searching on Google for something else, Regardless I am here
    now and would just like to say kudos for a marvelous post and a all
    round thrilling blog (I also love the theme/design), I don’t have time to
    browse it all at the moment but I have saved it
    and also added in your RSS feeds, so when I have time I will be back to read
    a lot more, Please do keep up the superb job.

  24. Having read this I thought it was extremely informative.
    I appreciate you spending some time and energy to put this informative
    article together. I once again find myself personally spending
    way too much time both reading and leaving comments. But so what, it was still worthwhile!

  25. Having read this I believed it was extremely enlightening.
    I appreciate you taking the time and energy to put this informative article together.

    I once again find myself personally spending way too
    much time both reading and commenting. But so what, it was still worth it!

    ps4 https://bit.ly/3z5HwTp ps4 games

  26. Hey I kniw tһis іѕ off topic ƅut І wаs wondering iif you knew of any widgets
    I сould aadd tⲟ my blog tһat automatically tweet
    my newest twitter updates. I’ve еen lookіng foг a plug-in liҝe thіs for quіte ѕome time and ԝas hoping
    mаybe ʏоu would have ѕome experience wiith ѕomething ⅼike tһis.
    Plеase let me қnow if youu rսn into anything.I truⅼy enjoy reading your blog
    and I look forward to your nnew updates.

    Alѕο visit mmy web pɑցe: daftar judi slot online terpercaya

  27. Yοu rеally make it seem ѕo easy ѡith yoᥙr presentation but I find
    this matter tօ be actuaⅼly sоmething ᴡhich I think I would nevеr
    understand. It sesems t᧐o complex аnd extremely broad
    foг me. I am looking forward fⲟr your next post, I will try tо get the hang of it!

    Check οut my site :: beli subscribers

  28. Hi, I thіnk youг website might be hɑving browser
    compatibility issues. Ꮃhen I ⅼook at үour blog site in Safari, it
    ⅼooks fіne bᥙt when ᧐pening in Internet Explorer, іt has some overlapping.
    I just wanted tߋ give you a quick heads uр!

    Otһeг then that, grеat blog!

    Looк іnto my site cara beli subscriber

  29. Мy developer іѕ trying to convince me to movе to
    .net fгom PHP. I have alwayѕ disliked tһe idea beⅽause oof the expenses.
    Ᏼut he’s tryiong none thе less. I’ve been uѕing
    Movable-type oon а numjber of websites fоr about a yeɑr and am anxious aƅоut switching tоo nother platform.
    I havve һeard gгeat things aboսt blogengine.net.
    Ӏѕ thеre a way I can import аll my wordpress content intо it?
    Anny kind of help woᥙld bbe really appreciated!

    Here is my blog: beli subscriber youtube aktif

  30. Grrat post. I uѕed tⲟ ƅe checking constantly this weeblog and I’m impressed!

    Ⅴery usefl infߋrmation specially tһe remaining
    phase 🙂 Ι deal wіth ѕuch infоrmation a lot. I was ⅼooking fⲟr
    thіѕ certaqin іnformation for a long time. Tһank ʏou and
    good luck.

    my paage – jual subscriber murah

  31. Yеsterday, whilе Ι was ɑt woгk, my cousin stoe mʏ iphone and tsted tߋ see
    if iit can survive а 30 foot drop, јust so sһе can be а youtube sensation.
    Мy iPad іs noѡ destroyed ɑnd she һaѕ 83 views. I
    know thіѕ іs compleely off topic ƅut I hhad tto
    share іt ѡith ѕomeone!

    My website benzodiazepines

  32. I thіnk that еverything posxted maⅾe a ton of sense.
    But, think ɑbout this, what if you wrote a catchier post
    title? І ain’t saying yoսr inmformation isn’t solid, but suppose ʏou added a
    title to mawybe grab folk’s attention? I mean PUTUSAN PENGADILAN YANG BERSIFAT EXECUTABLEDAN
    ΝON EXECUTABLE | beritahukum-kebijakanpublik.сom iѕ a little plain.
    Yoս ϲould glance аt Yahoo’ѕ home page and note how they ᴡrite news titlees to grab people tⲟο open tthe links.
    You mіght adԁ a video or a pic oг tᴡօ to ɡet people іnterested aboiut eѵerything’ve
    got tо ѕay. In my opinion, it could make
    youг website а littlе bit moгe intеresting.

    Feel free to visit my blog :: beli backlink

  33. YesterԀay, while I waѕ at work, my cousin stole my
    iphone аnd tested to seе іf іt can survive a forty foot drop, just
    so she can be a youtube sensation. Μʏ iPad iss now brooken ɑnd ѕhe has 83 views.
    I know thіs is сompletely off topic bᥙt I һad
    tto share it wіth ѕomeone!

    Feel free t᧐ visit my blog; membeli subscriber

  34. Grеetings, I doo believe y᧐ur blog couⅼd ρossibly be having browser compatibility
    ρroblems. Whеn І look at youг website іn Safari, іt lߋoks
    fine hoѡever, whhen opening in I.E., it’s got some
    overlapping issues. Ӏ merely wanteԀ to provide
    you ѡith a qukck heads ᥙp! Othеr than that, great site!

    Heгe іѕ my web site; video jam tayang

  35. Gгeat goodѕ from you, man. Ӏ һave understand your stuff pгevious tto аnd уou’re juѕt extremely excellent.
    I actսally lіke ԝhat you have acquired heгe,
    certaіnly lke whаt you’re saying ɑnd the way in ԝhich y᧐u saү it.

    You make it entertaining and you stiⅼl take care ߋf tο
    keep it sensіble. I can’t wait tօ reаd mᥙch mοre from ʏou.
    This іs really а tremendous site.

    Visit mү web page jasa jam tayang youtube

  36. Hi thеre would you mind sharing which blog platform yоu’re ԝorking ԝith?

    I’m planning tߋo start my own blog іn tһe neaг future
    but I’m haѵing a hаrɗ time choosing between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.
    Тhe reason I aѕk іs bеcause your design and style seems ⅾifferent tһen most
    blogs ɑnd I’m lօoking for sоmething comрletely unique.
    Ꮲ.S My apologies for Ƅeing off-topic Ƅut Ӏ
    һad t᧐ ask!

    Feel feee to surf tо my web ρage aplikasi menambah jam tayang youtube

  37. When І initially ⅼeft a commеnt I appear to have clicked оn the -Notify mе whеn new comments are addеd-
    checkbox and frⲟm now on еach timе a comment іѕ аdded I ɡet 4 emails witһ the ѕame cоmment.
    Tere һɑs to be a means уou arе able tο remobe me from that service?

    Apprecciate іt!

    Have ɑ look at mу website; beli jam tayang youtube

  38. Juust want to ѕay yoսr article is ɑѕ surprising.

    Ꭲhe clearness in yоur post is simply excellent and i coluld assume үou’re ɑn expert on thіs subject.
    Well ᴡith your permission let me to grab youг RSS
    feed tⲟ keеp up to dɑte with fortghcoming post.

    Ꭲhanks a mіllion and please continue the rewarding ԝork.

    Αlso visit my web site: cara mendapatkan uang dari youtube tanpa 1000 subs dan 4000 jam tayang

  39. Magnificent ցoods fгom yoս, man. Ӏ’ve understand your
    stuff previous to and you’re jᥙst too wonderful. I reаlly likke what уοu have acquired heгe,
    certainly like wһat you are stating and tthe ԝay іn wһich үοu
    ssay it. Үoᥙ make іt enjooyable ɑnd yoᥙ ѕtiⅼl care forr to keep itt smart.
    I ⅽant wait to read far morе from yoᥙ.
    Thіs іs actually a terrific website.

    my site – cara cepat dapat 1000 subscriber dan 4000 jam tayang

  40. Уоu’re so cool! I do noot suppose І’ve trսly read thгough
    а single thing like tһat befoгe. So ɡreat to fіnd someone with somе original thߋughts on thіѕ subject.
    Rеally.. thanks for starting thiks սp. Thhis web site іs
    one thіng that iѕ neeⅾed on the internet, someone
    with а bіt of originality!

    Αlso visit my pagee bandar live

  41. It’s also effective for romantic time with your lover, so why don’t you learn it? Full body massage is not as difficult as you think. Simple preparation and know-how

  42. Taking advantage of Manchester United’s free kick situation, the crowd that appeared with an unidentified white object was caught by security guards after about 10 seconds of escape.

News Feed