
Writer and Copyright:
Dr. Appe Hutauruk, SH., MH.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Mpu Tantular
Ketua Umum Komunitas Masyarakat Anti Korupsi
AKTIVIS 1998
Era Digital: Peluang dan Ancaman bagi Akuntabilitas Publik
Transformasi digital telah mengubah secara mendasar lanskap masyarakat sipil dan media dalam konteks antikorupsi, dengan membawa peluang dan ancaman yang sama-sama signifikan. Benkler dan Shirky, dari perspektif yang berbeda, sama-sama menunjukkan bahwa teknologi jaringan digital secara dramatis menurunkan biaya produksi dan distribusi informasi, memungkinkan warga biasa untuk mendokumentasikan dan menyebarkan informasi tentang pelanggaran yang mereka saksikan tanpa memerlukan akses ke media massa tradisional. Platform digital telah memungkinkan lahirnya komunitas pengawas akar rumput, platform pelaporan korupsi berbasis aplikasi seperti LAPOR! yang dikelola oleh pemerintah, dan jaringan OMS yang beroperasi dengan biaya koordinasi yang jauh lebih rendah daripada sebelumnya.
Namun ekosistem informasi digital juga menghadirkan ancaman serius bagi kualitas diskursus antikorupsi. Kecepatan penyebaran informasi yang melampaui kapasitas verifikasi menghasilkan infodemi: banjir informasi yang tidak seluruhnya akurat, di mana tuduhan korupsi yang tidak berdasar dapat menyebar secepatnya dan merusak reputasi pihak yang dituduh sebelum ada kesempatan untuk verifikasi. Disinformasi yang terstruktur, yang sering kali disebarkan oleh aktor-aktor yang memiliki kepentingan untuk mengalihkan perhatian publik dari kasus korupsi yang sesungguhnya, merupakan tantangan yang semakin besar bagi ekosistem informasi antikorupsi yang sehat.
Writer and Copyright:
Dr. Appe Hutauruk, SH., MH.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Mpu Tantular
Ketua Umum Komunitas Masyarakat Anti Korupsi
AKTIVIS 1998
